Menanti Sang Revolusioner

Oleh: Rabia’ah Al-Adawiyah
November 2002

Mujahidku, apa kabar?

Semoga saat ini engkau baik-baik saja

Penatku, penatmu saat ini semoga tetap di jalan-Nya

Semoga mendung ini kau nikmati juga

Supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu

Mujahidku…

Aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita

Semoga saat ini Penghulu kita menjagamu,

Melindungimu di jalanan yang terik atau di lautan yang berdebur…

atau… bahkan di musim yang berbeda?

Aku tak pernah tahu

Namun, tahukah kau? Aku selalu yakin akan skenario-Nya

Mujahidku…Semoga saat ini Dia menjaga hatimu, mata, pendengaran

Jiwamu, semuamu…. (ehmmm!) untukku!

Pun aku, semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatanku, jiwaku… jasadku, semuaku… untukmu! Karena-Nya semata

Mujahidku… tahukah kau?

Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu

Semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang Ia bentangkan untukmu

Mujahidku…

Saat penat-penat pikir dan jasad begitu menggila

Saat kumparan-kumparan dakwah ini mengajak kita berputar bersamanya…

Sungguh, aku hanya berharap DIA ridha atas apa yang aku dan engkau lakukan (meskipun kau entah dimana)

Mujahidku, entah kau di mana…

Aku tak hendak melukis jasadmu,

Aku tak hendak mereka-reka, menebak-nebak tentangmu!

Sebab mujahidku… tahukah kau?

Aku mencintaimu sebelum mata ini memandang, sebelum telinga ini mendengar

Sebelum hal-hal fisik merusak semua ketulusanku atas siapapun kau!

Dan aku… ingin menjaganya tetap begitu: SEDERHANA

Ah, Mujahidku… semoga kaulantunkan doa yang sama pada Pemilik kita

Sebab takdirku dan takdirmu ada di genggaman-Nya

Dan kita? Tak pernah tahu

Mujahidku…

Dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu-Nya,

Menyelipkan doa semoga aku pantas mendampingimu

Entah… siapa kau, dimana saat ini adamu… namun…

Ada hormat, ada rindu, kepercayaan,

Yang memberiku selaksa energi tulus

Mujahidku, sungguh aku hanya ingin menjaga diriku, jiwaku

Mempersiapkannya… menempanya

Agar jika suatu saat DIA berkehendak, dan membuat skenario tentang kita,

Aku telah siap mendampingimu

Dan kita akan tapaki jalan dakwah yang kita pilih dan kita cintai

Hingga hanya Allah muara akhir semua cita

14 Ramadhan 1423
Untuk seseorang yang dijanjikan Allah, disaat yang hanya Allah mengetahuinya.

terimakasih untuk Mbak Rabiah al-Adawiyah ^^

recommended by Wanda
thx wand ^^

stroberi

Advertisements

4 thoughts on “Menanti Sang Revolusioner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s